Minggu, Januari 18, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
Wartasia.com
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
Wartasia.com
No Result
View All Result
Beranda Lainnya

Data & Fakta Inflasi Maret 0,18%, Ada yang Mengejutkan!

Firman Fahri Firman Fahri
4 April 2023
in Lainnya
1
data inflasi maret 2023

Pudji Ismartini, BPS. (ist. Youtube)

90
SHARES
754
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappShare ke Twitter

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi pada bulan Maret 2023 yang bertepatan dengan Ramadan 1444 H lebih rendah jika dibandingkan dengan data dua tahun terakhir.

Inflasi pada Maret 2023 mencapai 0,18% (month-to-month/mtm), lebih rendah dibandingkan 0,40% pada 2022 dan 0,32% pada 2021.

“Terlihat inflasi bulan Maret yang bertepatan dengan awal Ramadan 2023, relatif lebih rendah dari tahun sebelumnya,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan terdapat beberapa peristiwa yang mempengaruhi hal tersebut, diantaranya ada beberapa penyesuaian harga hingga masa panen raya pada bulan Maret 2023.

Adapun beberapa peristiwa yang terjadi pada Maret 2023 di antaranya:

Pertama adanya dampak gradual dari kenaikan tarif rokok sebesar 10% per 1 Januari 2023 yang diatur berdasarkan PMK Nomor 191 Tahun 2022.

“Kami masih mencatat adanya peningkatan harga rokok yang terjadi secara bertahap disebabkan kenaikan tarif cukai rokok per Januari 2023,” jelas Pudji.

Kedua, adanya dampak dari penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 Maret 2023. Dimana terdapat 2 jenis BBM yang mengalami kenaikan yakni Pertamax naik Rp 500/liter, Pertamax Turbo Rp 250/liter. Sedangkan terjadi penurunan pada 2 jenis BBM lainnya yakni Pertamax Dex turun Rp 1.000-1.100/liter dan Dexlite turun Rp 1.200-1.300/liter.

Ketiga, Maret 2023 menjadi masa panen raya nasional yang terjadi di 10 provinsi dan 66 kabupaten utama. “Maret lalu Indonesia masuk musim panen nasional di 10 provinsi dan 66 kabupaten,” lanjutnya.

Keempat, adanya penyesuaian harga pembelian pemerintah (HPP) gabah/beras dan harga eceran tertinggi (HET) beras yang diumumkan pada 15 Maret 2023 yang lalu.

Kelima, adanya anomali cuaca di sebagian wilayah di Indonesia yang berpotensi mengganggu produksi komoditas hortikultura. “Sepanjang Maret lalu juga terjadi anomali cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu komoditas hortikultura,” ungkapnya.

Dan yang terakhir karena minggu awal Ramadan jatuh pada 23 Maret 2023 sehingga berpengaruh pada tingkat inflasi yang terjadi di akhir bulan Maret.

“Terakhir, bahwa 9 hari pertama jatuh di bulan Maret, gambaran peningkatan barang dan jasa yang dapat berpengaruh pada harga terpotret pada inflasi Maret 2023 ini,” pungkasnya.

Tags: Badan Pusat Statistik (BPS)Data Fakta Inflasi
Previous Post

Cara Sukses Wartawan Meraih Kebebasan Finansial

Next Post

Mudik Lebaran 2023: Ini Lokasi & Jadwal One Way di Tol Trans Jawa

Next Post
mudik lebaran 2023

Mudik Lebaran 2023: Ini Lokasi & Jadwal One Way di Tol Trans Jawa

Comments 1

  1. binance referal code says:
    1 tahun ago

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN BERITA & ARTIKEL

Wartasia.com

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia