Minggu, Januari 18, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
Wartasia.com
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
Wartasia.com
No Result
View All Result
Beranda Pemerintahan

Musrenbang Samarinda 2026 Prioritas Pembangunan Terintegrasi

Wardah Wardah
10 April 2025
in Pemerintahan
0
Musrenbang Samarinda 2026 Prioritas Pembangunan Terintegrasi

Teks: Nadya abid P2EPD Bapperida Samarinda,

89
SHARES
743
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappShare ke Twitter

Samarinda– Pemerintah Kota Samarinda melalui Bapperida kini masuk ke tahap akhir proses Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, saat ini fokus  memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menurut Kabid P2EPD Bapperida Samarinda, Nadya Turisna menegaskan bahwa tantangan ke depan menuntut perencanaan pembangunan yang tidak hanya partisipatif, tetapi juga sinkron dan efisien.

Ia menekankan pentingnya penyempurnaan usulan agar selaras dengan prioritas daerah, provinsi, dan nasional.

“Perencanaan harus mampu menjawab permasalahan aktual dan menyepakati prioritas yang benar-benar berdampak,” unkap Nadya saat menyampaikan laporan, di Arutala Ballroom Bapperida Kota Samarinda, Kamis 10 April 2025.

Nadya menyebut, Musrenbang bukan sekadar forum seremonial, tetapi sarana klarifikasi terhadap usulan-usulan yang masuk agar tepat sasaran dan sesuai kewenangan kabupaten/kota.

Dijabarkannya, permasalahan Utama yang diangkat, diantaranya, perlunya penyelarasan antara aspirasi masyarakat dan kemampuan fiskal daerah.Tumpang tindih program antar sektor dan minimnya kejelasan lokasi kegiatan dan kebutuhan mendesak akan prioritas yang berbasis data dan relevan terhadap isu kota

Nadya juga menyampaikan, total 4.985 usulan telah masuk melalui program Pro Bebaya, namun hanya 2.128 usulan yang dapat ditindaklanjuti oleh perangkat daerah dan 261 usulan berupa hibah dan bantuan sosial. Semua usulan tersebut sudah tercatat dalam sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD).

“Artinya, semua aspirasi yang masuk tidak bisa langsung diakomodasi, harus diseleksi ketat, validasi lokasi dan urgensi program agar tidak sekadar memenuhi janji politik, tapi menyentuh persoalan nyata masyarakat,” jelasnya.

Langkah Lanjut, musrenbang ini akan menjadi dasar untuk menyusun:
1. Prioritas kegiatan dan indikasi alokasi anggaran
2. Daftar usulan terpilih berdasarkan sumber pendanaan (APBD Kota, Provinsi, dan APBN)
3. Sinkronisasi program lintas sektor dan kewenangan
4. Penyusunan KUA-PPAS dan RKA Perangkat Daerah menuju RAPBD 2026

Musrenbang ini ditekankannya bukan sekadar menghimpun keinginan, tetapi menyepakati arah pembangunan berbasis kebutuhan riil.

Untuk itu, terintegrasi program harus dilakukan lintas sektor, terutama antara pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi. Setiap usulan juga harus dikaji dari sisi urgensi, kewenangan, dan keberlanjutan dampaknya.

Tags: ekonomiMusrenbangNadyaRKPD 2026SDM
Previous Post

RKPD Samarinda 2026 Fokus pada Ekonomi dan SDM

Next Post

PPIH Ikuti Pelatihan Kesehatan Sebelum Terjun ke Lapangan

Next Post
PPIH Ikuti Pelatihan Kesehatan Sebelum Terjun ke Lapangan

PPIH Ikuti Pelatihan Kesehatan Sebelum Terjun ke Lapangan

BERLANGGANAN BERITA & ARTIKEL

Wartasia.com

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia