Kukar – Banjir tak harus selalu dihadapi dengan panik, terkadang cukup dengan sekop dan niat bersama. Itulah yang dilakukan PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field bersama warga RT 18 Kelurahan Sangasanga Dalam, Kutai Kartanegara.
Dalam tiga tahap berbeda, keduanya bergotong royong membersihkan saluran drainase sepanjang 184 meter yang sudah lama dipenuhi sedimentasi.
Kegiatan dilakukan pada 10 Mei, 29 Mei, dan 5 Juni 2025, mencakup wilayah strategis seperti sekitar Posko Damkar, area Pasar Sangasanga, dan kantor Koramil 0906-4. Aksi ini tak sekadar urusan kebersihan saluran, tapi juga menyambut pelaksanaan MTQ se-Kecamatan di Lapangan Palagan.
Senior Manager PEP Sangasanga Field, Sigid Setiawan, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran nyata perusahaan.
“Kami hadir bukan sekadar beroperasi, tapi menjadi bagian dari masyarakat saat mereka membutuhkan,” ujarnya.
Dengan dukungan alat berat seperti loader dan ekskavator mini, serta suplai konsumsi untuk para relawan, kegiatan ini berlangsung lancar. Warga menyambut dengan antusias, mengingat saluran drainase sepanjang 600 meter itu sudah lama menimbulkan keresahan, terutama saat musim hujan.
Lurah Sangasanga Dalam, Sri Wahyuni Ernawati, mengapresiasi langkah PEP. Ia menilai kolaborasi ini menumbuhkan semangat gotong royong dan meningkatkan hubungan baik antara perusahaan dan warga. Camat Sangasanga, Dahcriansyah, menyebut efeknya nyata: air kini mengalir lebih lancar dan genangan jauh berkurang.
Lebih dari itu, langkah ini menjadi bukti konkret komitmen perusahaan terhadap prinsip ESG—Environmental, Social, and Governance—yang menekankan operasi migas yang tak hanya efisien, tapi juga ramah lingkungan dan berdampak sosial positif.
PEP Sangasanga Field sendiri merupakan bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan milik PT Pertamina Hulu Indonesia dan beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas.
Dengan sinergi ini, warga RT 18 kini tak hanya mendapat saluran yang bersih, tetapi juga rasa aman menjelang musim penghujan yang akan datang.

