Sabtu, Januari 17, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
Wartasia.com
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
Wartasia.com
No Result
View All Result
Beranda DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Sorot Truk Bandel di Jembatan Mahakam

Andi Andi
1 Juli 2025
in DPRD Kaltim
0
DPRD Kaltim Sorot Truk Bandel di Jembatan Mahakam

Teks: Fuad Anggota dPRD Kaltim

89
SHARES
738
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappShare ke Twitter

Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) angkat suara soal insiden ambulans milik Rumah Sakit I.A Moeis yang nyaris celaka akibat tersenggol truk besar di Jembatan Mahakam, Senin malam, 30 Juni 2025.

DPRD Kaltim menilai lemahnya pengawasan kendaraan berat di jalur terlarang menjadi masalah serius dan harus segera ditindak. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin, geram dengan maraknya truk bermuatan besar yang tetap memaksa melintas di jalur terlarang.

“Ini akibat kurangnya pengawasan, selain bermuatan besar, mobilnya juga besar risikonya tinggi. Yang kita khawatirkan bukan hanya ambulans, tapi juga pengendara roda dua,” ucap Fuad usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltim, Selasa, 1 Juli 2025.

Fuad meminta pelanggaran tidak hanya ditangani dengan teguran semata. Perlu tindakan tegas dan penindakan nyata di lapangan.

“Harus ditindak, bukan hanya sekadar pelarangan. Ini sangat rawan, apalagi di Samarinda jalannya kecil,” katanya.

Truk-truk besar sering melintas pada jam padat, saat masyarakat berangkat atau pulang kerja. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan di jalan sempit.

“Kalau hanya ditegur, ke depan bukan tidak mungkin akan menyenggol warga atau pengendara roda dua. Itu sangat fatal, bisa sampai korban jiwa. Dinas Perhubungan punya peran besar untuk mengawasi, jangan cuma sekadar tahu, tapi harus bergerak,” ujarnya.

Insiden bermula ketika dua unit truk besar, diduga dari Balikpapan dan menuju pabrik PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di Bontang, nekat melintasi Jembatan Mahakam sekitar pukul 23.00 WITA. Salah satu truk bersenggolan dengan ambulans yang sedang membawa pasien rujukan darurat ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie.

Meski terguncang, ambulans tetap melanjutkan perjalanan demi menyelamatkan pasien. Sekitar 30 menit kemudian, ambulans kembali ke lokasi kejadian setelah pasien berhasil diantar. Dari pemeriksaan bersama pihak kepolisian dan pengemudi, ditemukan goresan cukup panjang di sisi kanan bodi ambulans.

Publik geram melihat truk bandel melintas di jalur terlarang. Instruksi Gubernur Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2012 huruf B melarang kendaraan angkutan alat berat melewati Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahakam Ulu, kecuali memiliki izin khusus dari gubernur.

Fuad berharap kejadian ini menjadi peringatan keras bagi petugas di lapangan agar tidak hanya melakukan pengawasan pasif.

Tags: AmbulaneFuadJembatan MahakamTruk Besar
Previous Post

Samarinda akan Punya RS Islam Internasional

Next Post

JMSI Balikpapan Terima Penghargaan di Hari Bhayangkara 79

Next Post
JMSI Balikpapan Terima Penghargaan di Hari Bhayangkara 79

JMSI Balikpapan Terima Penghargaan di Hari Bhayangkara 79

BERLANGGANAN BERITA & ARTIKEL

Wartasia.com

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia