Minggu, Januari 18, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
Wartasia.com
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
Wartasia.com
No Result
View All Result
Beranda DPRD Kaltim

Firnandi Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kopdes Merah Putih dan BUMDes

Andi Andi
26 Mei 2025
in DPRD Kaltim
0
Firnandi Tekankan Pentingnya Kolaborasi Kopdes Merah Putih dan BUMDes

Teks: Anggota Komisi II DPRD Kaltim Firnandi Ikhsan

89
SHARES
739
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappShare ke Twitter

Samarinda – Anggota Komisi II Kalimantan Timur (Kaltim) Firnandi Ikhsan mengingatkan agar nantinya pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dilakukan dengan cermat.

Tujuannya, agar tidak menimbulkan tumpang tindih usaha dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kegiatan ekonomi yang sudah berjalan di desa.

“Kita harus jeli memilih jenis usaha koperasi yang dikembangkan agar tidak bersaing dengan BUMDes atau kelompok usaha desa lain. Jangan sampai koperasi ini malah menjadi kompetitor yang merugikan semua pihak,” jelasnya usai rapat internal Komisi II, Jumat, 23 Mei 2025.

Firnandi menyarankan koperasi diarahkan pada jenis usaha yang belum ada di suatu desa. Jika sudah ada usaha serupa, koperasi bisa memperkuat dan melengkapinya, bukan menciptakan kompetisi baru.

Program ini bukan berupa hibah, melainkan pembiayaan atau pinjaman yang harus dikelola dan dikembalikan sesuai aturan.

Sumber pembiayaan berasal dari Dana Desa, APBN, APBD, serta pinjaman bank Himbara. Pemerintah juga mengupayakan pendampingan dan pelatihan pengelolaan koperasi secara profesional agar program bisa berjalan efektif dan memberi manfaat nyata.

“Pemerintah akan membentuk tim pendamping yang memastikan koperasi bisa berjalan dengan baik dan dana yang dialokasikan dapat dikelola secara transparan dan bertanggung jawab,” kata Firnandi.

Selain itu, Kopdes Merah Putih diprioritaskan bergerak di sektor-sektor seperti penyediaan kebutuhan pokok, layanan simpan pinjam, dan layanan kesehatan desa. Sementara, BUMDes lebih fokus pada pengelolaan potensi lokal seperti pariwisata desa dan perdagangan hasil pertanian.

Firnandi juga menyebutkan hasil tinjauan lapangan Komisi II di daerah, seperti Kutai Barat dan Mahulu yang menunjukkan sebagian besar program desa sudah berjalan sesuai aturan dan mendapat evaluasi dari BPK dengan hasil memuaskan.

Beberapa program mengalami perpanjangan waktu sesuai peraturan gubernur, namun masih dalam koridor yang diperbolehkan. Dukungan Komisi II DPRD Kaltim terhadap program Kopdes Merah Putih diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi desa secara nyata.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada pengelolaan koperasi yang cermat, sinergi dengan BUMDes, serta pendampingan yang konsisten agar dana yang diberikan tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat.

Tags: BundesFirnandiKomisi II DPRD KaltimKoperasiPKS
Previous Post

Apansyah Desak Perbaikan Jalan Rusak di Wilayah Pelosok Kaltim

Next Post

Rudy Mas’ud Bidik Sungai Mahakam jadi Destinasi Wisata Dunia

Next Post
Rudy Mas’ud Bidik Sungai Mahakam jadi Destinasi Wisata Dunia

Rudy Mas’ud Bidik Sungai Mahakam jadi Destinasi Wisata Dunia

BERLANGGANAN BERITA & ARTIKEL

Wartasia.com

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia