Minggu, Januari 18, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
Wartasia.com
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
Wartasia.com
No Result
View All Result
Beranda Pemerintahan

Karhutla di Kaltim Berkurang, Gubernur Tetap Lakukan Pencegahan

Andi Andi
16 Mei 2025
in Pemerintahan
0
Karhutla di Kaltim Berkurang, Gubernur Tetap Lakukan Pencegahan

Teks : Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud

89
SHARES
738
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappShare ke Twitter

Samarinda – Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir.

Data Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mencatat, kebakaran melanda 202 hektare hutan dan lahan di wilayah Kutai Timur dan Kutai Kartanegara pada tahun 2024.

Luasan yang terbakar tersebut dinyatakan menurun drastis. Pada tahun-tahun sebelumnya, belasan ribu hektare lahan dan hutan ludes akibat kebakaran.

Meski demikian, Gubernur Rudy Mas’ud tetap berupaya melakukan pencegahan karhutla secara maksimal. Salah satu rencananya, membekali para relawan pemadam kebakaran dengan peralatan canggih dan bertekonologi tinggi.

“Ke depan, saya malah berpikir akan membeli pesawat yang bisa mengangkut air untuk memadamkan api. Dengan kemampuan amfibi, bisa mendarat di air sehingga mudah dalam penanganan kebakaran,” ujarnya.

Harum, sapaan Rudy Mas’ud menyampaikan keinginannya itu saat menerima kunjungan Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Kamis, 15 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya mitigasi serta langkah antisipatif agar tidak terjadi karhutla. Kalau tetap terjadi, maka upaya penanganan harus dilakukan dengan cepat untuk meminimalisasi meluasnya kebakaran.

“Jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan, apalagi di kawasan-kawasan lintas batas negara seperti di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu),” tegasnya.

Harum menyebut, kendala utama di kawasan perbatasan negara dan perbatasan Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat ialah akses infrastruktur jalan.

Oleh sebab itu, jalan di perbatasan harus ditingkatkan menjadi layak dilintasi. “Kalau hutan perbatasan tidak kita jaga, kalau tidak kebakaran ya patoknya nanti bergeser. Makanya, jalan akan kita bangun bekerja sama dengan pemerintah pusat dan TNI,” sebutnya.

Selain itu, kawasan lain yang juga tak kalah penting untuk dijaga adalah Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menegaskan, IKN adalah kawasan yang sangat strategis sehingga harus terhindar dari risiko-risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Kita harus jaga, terus pantau jangan sampai ada kebakaran di IKN,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut Thomas Nifinluri menyampaikan bahwa kasus kebakaran di Kaltim dan secara nasional mengalami penurunan sangat drastis.

“Tahun 2024 angka kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mencapai 327.000 hektare. Tahun ini hanya 3.035 hektare. Di Kaltim hanya 202 hektare. Terjadi di Kutai Timur dan Kutai Kartanegara,” ungkapnya.

Thomas Nifinluri menambahkan, saat ini kebijakan penanganan karhutla sudah terkoordinasi. Sedangkan untuk aksi di lapangan, kekuatan Manggala Agni akan diperkuat relawan yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api.
Mereka telah dilengkapi sarana prasarana dan pelatihan pemadaman api serta bantuan ekonomi.

“Karena kalau terjadi kebakaran, masyarakat yang paling terkena dampak. Tapi sampai saat ini, Kaltim masih kondusif. Harus kita jaga dan antisipasi

Tags: HutanHutan KaltimKahutlaKaltaraKaltimRudy Seno
Previous Post

Jelang PSU di Mahulu, Wagub Kaltim Minta Jangan Stres

Next Post

Operasional Hotel Atlet Tunggu Kepastian

Next Post
Operasional Hotel Atlet Tunggu Kepastian

Operasional Hotel Atlet Tunggu Kepastian

BERLANGGANAN BERITA & ARTIKEL

Wartasia.com

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia