Sabtu, Januari 17, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
Wartasia.com
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
Wartasia.com
No Result
View All Result
Beranda Lainnya

Kuda Nil Kokain Milik Pablo Escobar Bikin Resah Pemerintah Kolumbia

4 keturunan kuda nil ilegal Pablo Escobar, berkembang menjadi populasi yang mengancam manusia dan lingkungan setelah 30 tahun.

Adi Rizki Ramadhan Adi Rizki Ramadhan
18 Juli 2023
in Lainnya
2
Pablo Escobar

Kuda Nil Kokain milik Pablo Escobar Foto: ist

90
SHARES
751
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappShare ke Twitter
Kuda Nil Kokain menciptakan keresahan di Kolumbia. Ternyata, karena kuda nil tersebut milik mantan bos kartel narkoba Pablo Escobar. Kuda Nil Kokain saat ini bikin heboh pemerintah Kolumbia karena dianggap invasif.

Ini, menurut hasil riset terbaru yang dihelat pemerintah Kolombia dan Alexander von Humboldt Biological Resources Research Institute.
Mereka menghitung jumlah kuda nil di Kolombia dan menemukan populasi Kuda Nil Kokain milik Pablo Escobar yang berkembang pesat.

Kuda Nil Milik Pablo Escobar Berasal dari Afrika

Kuda Nil Kokain merupakan keturunan dari 4 kuda nil dari Afrika yang dibawa secara ilegal oleh pemimpin kartel narkoba Pablo Escobar ke negara itu. Ketika Escobar meninggal pada 1993, kuda nilnya melosokan diri. Tiga puluh tahun kemudian, kuda nil itu telah berkembang menjadi populasi yang sekarang mengancam manusia dan lingkungan alam.

Kuda nil ini jadi invasif karena bukan berasal dari Kolombia. Mereka tidak memiliki predator alami, dan populasinya dapat tumbuh tak terkendali.

Menariknya lagi, kuda nil tersebut membelah warga Kolombia ke dalam dua kubu. Kubu pertama, adalah penduduk yang mendapat manfaat dari pariwisata. Kuda Nil Escobar itu dijadikan obyek wisata bagi turis.

Tapi, penduduk lainnya justru ketakutan. Para nelayan sangat khawatir karena kuda nil sangat teritorial dan dapat dengan cepat membunuh atau melukai manusia secara serius.

Para peneliti pun telah mempelajari efek kuda nil pada ekosistem lokal. Ternyata, hasilnya hewan-hewan raksasa itu merusak bantaran sungai dan hutan dengan menginjak-injak tumbuhan.

Selain itu, kuda nil adalah hewan asli yang sangat kompetitif dan agresif, seperti manatee India Barat, untuk sumber makanan.
Para ilmuwan mendesak para pejabat untuk mengambil tindakan sebelum masalah menjadi lebih buruk.

“Ada banyak pertimbangan apakah kuda nil ini harus dimusnahkan atau tidak. Tapi, dampak tidak cepat mengambil keputusan justru lebih besar,” ujar ahli ekologi Rafael Moreno. “Saya harap ini adalah sesuatu yang akan dipahami oleh para politisi.”

Jumlah Kua Nil Berlipat Ganda

Pada 2020, diperkirakan ada 98 kuda nil di Kolombia. Namun, sensus pada 2022 menunjukkan bahwa populasi saat ini adalah 181-215 ekor.

Dengan 37% populasi remaja, data menunjukkan bahwa kuda nil berkembang biak dengan cepat, bahkan mungkin mencapai kematangan seksual lebih cepat di Kolombia.

“Sebelumnya, satu argumen yang menentang berurusan dengan kuda nil adalah bahwa informasi kami terbatas dan argumen kami teoretis,” komentar Moreno. “Tapi studi ini menunjukkan bahwa ini adalah masalah nyata, dan negara harus segera bertindak.”

Tags: Kuda Nil Pablo EscobarPablo Escobar
Previous Post

AS Umumkan Penghapusan Total Senjata Kimia

Next Post

Nikuba, Inovasi Aryanto Misel yang Diremehkan di Negeri Sendiri

Next Post
Aryanto Misel

Nikuba, Inovasi Aryanto Misel yang Diremehkan di Negeri Sendiri

Comments 2

  1. binance says:
    1 tahun ago

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.

  2. binance referencní kód says:
    10 bulan ago

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERLANGGANAN BERITA & ARTIKEL

Wartasia.com

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia