Minggu, Januari 18, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman
Wartasia.com
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah
No Result
View All Result
Wartasia.com
No Result
View All Result
Beranda Pendidikan

Universitas Paramadina Kukuhkan 3 Guru Besar 

Andi Andi
28 Juni 2025
in Pendidikan
0
Universitas Paramadina Kukuhkan 3 Guru Besar 

Teks: Prof. Dr. Iin Mayasari, MM, M.Si saat dikukuhkan sebagai Guru Besar, di Kampus Universitas Paramadina Cipayung, Jakarta Timur

89
SHARES
742
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsappShare ke Twitter

Jakarta-Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D. mengisahkan kembali perjalanan transformasi kampus yang dipimpinnya dalam tiga setengah tahun terakhir.

“Dalam enam bulan terakhir, Universitas Paramadina berhasil mengukuhkan tiga Guru Besar, dan kini tengah mendorong 14 Lektor Kepala untuk segera menyusul,” ujarnya.

Prof Didik di acara pengukuhan Prof. Dr. Iin Mayasari, MM, M.Si sebagai Guru Besar, di Kampus Universitas Paramadina Cipayung, Jakarta Timur, Kamis 26 Juni 2025. Ia berharap Prof. Iin dapat turut aktif membina para calon Guru Besar, memperkuat tradisi keilmuan dan pengembangan pemikiran kritis di lingkungan kampus.

Dalam pidatonya, Prof. Iin menyerukan pentingnya perubahan paradigma konsumen Indonesia dari sekadar penikmat hak menjadi individu yang sadar akan kewajibannya terhadap masyarakat dan lingkungan.

“Perilaku konsumen bukan sekadar tindakan membeli dan memakai barang, tetapi mencerminkan pilihan moral dan sosial seseorang,” katanya

“Tanggung jawab sosial konsumen adalah bentuk kesadaran untuk mempertimbangkan konsekuensi publik dari konsumsi pribadi, serta berupaya agar konsumsi itu membawa perubahan sosial dan manfaat bagi orang lain,” tegas Prof. Iin.

Lebih lanjut, Prof. Iin menyoroti fenomena gaya hidup konsumtif, flexing, dan konsumsi adiktif yang kini makin marak di tengah masyarakat.

Menurutnya, kesadaran konsumen harus dibentuk sejak dini, tidak hanya melalui regulasi negara tetapi juga lewat peran institusi pendidikan, keluarga, dan media sosial.

Ia menekankan bahwa menjadi konsumen bertanggung jawab bukanlah soal besar kecilnya daya beli, tetapi tentang keberanian mengambil keputusan etis dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap masyarakat, ia juga mengusulkan penguatan kurikulum berbasis nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan di Universitas Paramadina agar mampu mencetak generasi konsumen yang tidak hanya cerdas secara ekonomi, tetapi juga empatik secara sosial.

“Tanggung jawab sosial harus dimulai dari sendiri, karena diri memiliki otoritas untuk mengontrol aspek benar atau salah. Melakukan tanggung jawab sosial bukan menjadi beban, tetapi kesadaran diri untuk menjadi pribadi yang tumbuh dan bermanfaat bagi banyak orang,” tutupnya.

Ketua Umum Yayasan Wakaf Paramadina, Hendro Martowardojo, menyoroti perjalanan intelektual Prof. Iin dari Yogyakarta ke Jakarta sebagai simbol mobilitas ilmuwan perempuan yang membawa semangat nilai-nilai keparamadinaan, inklusif, humanis, dan berbasis keilmuan.

“Prof. Iin merepresentasikan wajah Paramadina yang menjunjung nilai kemanusiaan dan kemajuan intelektual,” ungkapnya.

Dari perspektif kelembagaan, Plt Kepala LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, SE, M.Ak, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini dan menegaskan relevansi Guru Besar di masa kini.

“Ini bukan hanya seremoni simbolik, tapi juga sebuah langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman, terutama dalam bidang lingkungan dan sosial.

Universitas Paramadina dengan delapan Guru Besar dan 14 Lektor Kepala diharapkan menyusul Guru Besar, telah menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan SDM yang unggul,” tegasnya.

LLDIKTI III menyatakan bahwa Universitas Paramadina saat ini menjadi salah satu contoh praktik baik dalam membangun kapasitas akademik dosen, dan diharapkan menjadi inspirasi bagi kampus-kampus lain di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Tags: Guru BesarParamadinaPlt Kepala LLDIKTITri MunantoYayasan Paramadina
Previous Post

Kubar Berhasil Jadi Tuan Rumah Peda 2025, Sebagai Simbol Kebangkitan Pertanian Kaltim

Next Post

Para Purnawirawan Polri Kumpul di TMP Kalibata, Ada Apa ?

Next Post
Para Purnawirawan Polri Kumpul di TMP Kalibata, Ada Apa ?

Para Purnawirawan Polri Kumpul di TMP Kalibata, Ada Apa ?

BERLANGGANAN BERITA & ARTIKEL

Wartasia.com

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman

Follow Us

No Result
View All Result
  • Politik
  • Nasional
  • Daerah

© 2023 PT Media Wartasia Indonesia